Strategy research
Fitur Aplikasi Backtesting yang Perlu Dicek Trader
Bandingkan aplikasi backtesting lewat aturan jelas, biaya realistis, bukti trade, drawdown, dan pemantauan sinyal paper.

Kontrol strategi
Aplikasi backtesting yang baik bukan sekadar membuat grafik imbal hasil terlihat menarik. Aplikasi harus mengubah ide menjadi aturan yang dapat diuji, menampilkan asumsi biaya dan risiko, serta memungkinkan peninjauan setiap trade.
Kontrol strategi
Aturan masuk, keluar, dan arah harus jelas. Backtest menyediakan MA Cross, Pullback, Breakout, RSI, Bollinger, MACD, serta pilihan long, short, atau dua arah. Periksa trade di chart, bukan hanya angka ringkasan.
Contoh pengaturan
Bandingkan BTC/USDT dan XAU/USD pada 1H selama enam bulan dengan strategi Pullback dua arah. Gunakan posisi 2%, stop loss 2%, target 4% sebagai titik awal, lalu sesuaikan fee dan slippage dengan instrumen.
Membaca hasil
Periksa pengaturan dan jumlah trade lebih dulu. Baca net profit setelah biaya bersama profit factor dan max drawdown. Buka trade menang terbesar, rugi terbesar, serta kelompok rugi. Confidence score bukan ramalan.
Kesalahan umum
Jangan memilih hanya dari win rate, mengabaikan biaya, atau mengubah semua parameter berulang kali pada periode sama. Itu dapat menyebabkan overfitting. Uji aturan sama pada periode baru dan amati paper signal sebelum memakai modal nyata.
Catatan risiko
Simulasi historis tidak menjamin kinerja masa depan. Backtest digunakan untuk edukasi dan riset, bukan nasihat keuangan atau investasi, broker, bursa, maupun platform eksekusi order. Trading dapat menyebabkan kehilangan modal. Analisis AI dan bot sinyal simulasi dapat keliru dan hanya membantu riset.
Sumber
Panduan terkait
Bandingkan setup strategi di Backtest
Backtest Trading untuk iOS
Lanjutkan riset Anda di iPhone
Jalankan setup lain, periksa setiap trade simulasi, dan bawa riset strategi Anda ke mana saja.
Unduh di App Store